Handbook

All tutorials that you need

By

W.I.I.F.M (What’s In It For Me) – Tips for presentation

PART 1

Pernah denger istilah W.I.I.F.M?

Well, kali ini Iz mau tulis tentang presentasi, ini semua terinspirasi dari nonton sidang beberapa peserta sidang, ada yang bagus, ada yang biasa aja, ada juga yang sangat tidak bagus. Pada akhirnya untuk bisa menjadi presenter yang bagus, kita harus tahu dulu patokan tentang bagaimana sih presentasi yang bagus itu? Mulai dari isi slide presentasi sampai dengan bagaimana cara kita mempresentasikannya.

Penampilan saat presentasi tentunya juga bagian terpenting bagi mahasiswa yang akan menghadapi sidang. Sebagus apapun projek skripsinya kalau cara kita menyajikan presentasinya tanpa kualitas, tentunya tidak akan membuat orang tertarik. Maka dari itu, banyak mahasiswa yang sangat tegang saat menghadapi sidang dan latihan mati-matian untuk memberikan penampilan yang terbaik saat sidang.

Bukan hanya itu, didalam sebuah presentasi, kita harus membuat penonton tahu “Mengapa mereka harus menyaksikan presentasi kita, apa yang akan mereka dapatkan?”

Dimulai dari pembukaan.

Baru juga pembukaan, terkadang penonton udah merasa bosan karena cara kita membuka presentasi memang sangat membosankan. Jangankan mendapatkan simpati dan perhatian penonton, bahkan mungkin penonton akan pada akhirnya meninggalkan ruangan saat kita akan memulai presentasi karena saat pembukaan saja sudah mengesankan hal yang membosankan, belum lagi penonton harus menghabiskan sebagian waktunya untuk menonton penampilan anda dan malah tidak berguna sama sekali.

Lalu bagaimana sih tahapannya?

Perkenalkan diri

Saat kita ingin memperkenalkan diri, perhatikan intonasi bagaimana cara kita menyebutkan nama. Intonasi saat kita berbicara itu sangat penting, karena terkadang nervous sangat mempengaruhi cara kita berbicara. Jangan sampai gara-gara nervous, cara kita berbicara membuat penonton tidak nyaman mendengarkannya. Pastikan suara kita itu pas, dalam arti tidak terlalu kencang dan juga tidak terlalu pelan sampai-sampai penonton tidak bisa mendengar apa yang kita bicarakan. Begitu juga dengan kecepatan kita berbicara, jangan sampai terlalu lambat dan juga terlalu cepat.

Watch this video for more info

Tidak ada salahnya, jika didalam ruangan tersebut ada orang penting yang menyaksikan presentasi kita, kita bisa juga memperkenalkan diri mereka dengan menyebutkan namanya sebagai tanda penghormatan.

Body Language

Bahasa tubuh saat kita presentasi juga hal yang penting untuk di perhatikan. Melakukan presentasi sama dengan menyampaikan pesan kepada para pendengar/penonton. Mimik wajah dan gerak tubuh harus sesuai dengan pesan yang di sampaikan, agar para penonton bisa dengan mudah memahami dan juga percaya dengan pesan yang di sampaikan. Bahasa tubuh juga akan memperlihatkan bahwa kita benar-benar siap untuk presentasi dan juga percaya diri dengan presentasi tersebut.

5 hal yang harus di perhatikan :

1. Posture

2. Gesture and movement

3. Facial Expressions

4. Eye contact

5. Dress

Untuk gesture, pastikan saat sedang berbicara di depan penonton, jangan genggam tangan/kepal tangan. Tangan terbuka akan membuat anda semakin percaya diri. Penampilan dengan tangan terbuka juga menjadi symbol bahwa kita tidak sedang menyembunyikan apapun.

Movement, Jangan terlalu banyak berjalan2, atau berpindah2 saat sedang presentasi. Terlalu banyak gerakan dan perpindahan pastinya akan membuat penonton tidak nyaman dengan penampilan kita, dan juga jangan pernah membelakangi penonton.

Eye contact, saat presentasi, pastikan kita juga harus ada interaksi dengan penonton dengan eye contact ini. Ada 2 jenis eye contact. Yang pertama adalah short eye contact yang artinya adalah kita scanning penonton, perhatikan bahwa penonton sedang memperhatikan kita. Yang kedua adalah long eye contact , sesekali kita juga harus ada eye contact dengan salah satu penonton dalam waktu 3-6 detik.

Dengan body language, kita bisa tahu bagaimana perasaan penonton menyaksikan presentasi kita, apakah mereka merasa bosan, atau bahkan sangat antusias. Berikan perhatian pada para penonton, bukan perhatikan ruangannya.

Facial expression, jangan lupa untuk senyum. Expressi wajah juga bagian yang penting saat presentasi, jangan sampai expressi wajah mempengaruhi presentasi kita.

Dress, Perhatikan pakaian yang akan kita kenakan saat berpresentasi. Pakaian itu harus membuat kita merasa nyaman, terlihat rapih dan sopan.

SLIDE PRESENTASI

  1. Pilih theme/template slide presentasi yang sesuai dengan isi presentasi, dan pastikan theme nya konsisten.
  2. Dalam pemilihan headline, pastikan kata-katanya mengarah pada inti dari presentasi
  3. Efek transisi setiap sesi jangan terlalu rumit, yang simple lebih baik
  4. Buat penonton mengerti dengan mudah isi dari presentasinya dengan penyusunana slide dengan alur cerita yang lebih tepat.
  5. Buatlah slide menjadi lebih visual dan simple
  6. Presentasi akan lebih menarik dengan adanya video clip dan DEMO
  7. Hafalkan dan kuasai materi dari presentasi
  8. Sebelum penutupan, berikan bonus untuk penonton “One more thing…”

Untuk membuat penekanan di beberapa sesi presentasi dengan menyebutkan kata-kata seperti “Amazing, unbelievable, extraordinary” hal itu untuk membuat penonton merasa lebih “WOW” dengan presentasi kita. Karena pononton akan terbawa dengan mood kita yang sedang mempresentasikannya. Jika kita terlihat lesu dan tidak semangat, maka penontonpun tidak akan merasa semangat mendengarkan.

Saat kita sedang mempresentasikan hasil karya skripsi kita, tonjolkan “KELEBIHAN” yang dimiliki. Buktikan dengan angka, misalnya “1st the best software in Raharja career” , “Application with 1.000 users in a month”, buatlah sebuah angka dan statistik menjadi lebih berarti.

Jeda saat melakukan presentasi juga penting dilakukan. Jeda sesaat sampai akhirnya kita kembali mendapat perhatian dari penonton sebelum masuk ke sesi selanjutnya.

Perhatikan pose kita saat berdiri, jangan sampai meletakan lengan ke saku, melipat lengan dan berbagai gerakan yang tidak nyaman. Perhatikan contoh presentasi yang baik seperti video di bawah ini :

TO BE CONTINUED

More tips and strategies for your presentation

15 Responses to W.I.I.F.M (What’s In It For Me) – Tips for presentation

  1. untungrahardja says:

    Menarik. Tapi belum link ke strategy sidang yang susan tulis. Bukankah sudah saya arahkan harus link?

  2. Wahhh.,.
    lumayan nih buat yang lagi mau presentasi, dan jauh2 sebelum sidang persiapkan dari sekarang untuk tampil memukau presentasinya.
    thanks ka iz 🙂

  3. ekaphrp88 says:

    Aaaak mau coba mau coba,
    Kayanya aku harus banyak belajar sama ka iz nih hehe
    Tapi kalo emang kita punya ciri khas suara yang lantang alias cempreng solusinya gimana tuh ka iz? hehe

  4. ekaphrp88 says:

    haha okesiap di coba, 😀
    Semoga demam panggungnya berkurang 😀

  5. elysusanti says:

    waahh, menarik banget nih ka iz, coba ka iz sharenya sebelum aku present kemarin pasti akan membantu sekali untukku,
    tapi tetep terima kasih sudah dibagi ka iz, bisa buat belajar untuk present selanjutnya hehe

  6. susanoktaviani says:

    Thanks Iz for sharing,
    tentang body language sangat penting ya utk menunjang performance kita,
    jadi saya tambahkan ke strategy sidang: http://susanoktaviani.ilearning.me/2014/07/10/strategy-menuju-sidang/

    Thanks. ^_^

  7. Ray Indra says:

    Wah lengkap sekali yaa,
    dan baru tau juga istilah WIIFM-nya.
    Patut dicoba tips-nya nih hhe

  8. Wahh keren banget nih hehe presentasi cuma hitungan menit, laah kita sidang 15 menit paling cepet 😀
    Thanks for sharing ka Iz 🙂

Leave a Reply