Handbook

All tutorials that you need

By

Filsafat Panah – Bagaimana bertanya dengan tepat?

Busur atau panah atau busur panah dikategorikan sebagai sebuah senjata yang digunakan untuk menembakkan anak panah, dibantu oleh kekuatan elastisitas dari panah itu sendiri. Biasanya senjata ini digunakan untuk berburu dan pada masa lalu sebagai salah satu peralatanperang. Selain itu panah juga digunakan sebagai alat utama dalam olahraga panahan. (source : wikipedia).

Mengapa kita harus memahami tentang filosofi panah ini?

kita lihat contohnya di kehidupan sehari-hari.

Pernahkan kita bertanya kepada orang lain namun pertanyaan kita justru membuat orang yang di tanya tambah bingung? Iya, itu karena kita tidak melepaskan anak panah tepat pada sasarannya. Orang yang ingin melepaskan anak panah tepat pada sasaran yang di tuju, tentu harus berlatih dengan giat dan memakan waktu yang lama, begitu juga bagaimana kita bisa berlatih untuk bertanya dengan baik dan benar. Mengapa bertanya harus tepat sasaran?

Disaat kita ingin menuju kesuatu tempat dan kemudian tersesat, Misalnya ke rumah pak Surdi

pertanyaan apa yang sering kalian lontarkan kepada orang yang anda temui?

  1. Permisi, boleh tanya, rumah pak Surdi dimana ya?
  2. Permisi, boleh tanya, rumah pak Surdi yang kerja di PT. Maju Mundur dimana ya?
  3. Permisi, boleh tanya, rumah pak Surdi yang kerja di PT. Maju Mundur, dengan alamat Perumahan Casa RT 05 RW 06 no. 22 di mana ya?

lalu perhatikan kepada siapa kita bertanya

  1. Kepada orang yang sedang lewat
  2. Kepada warga yang sedang duduk
  3. Kepada pak RT setempat

Kenapa kita harus selalu memperhatikan pertanyaan dan kepada siapa kita bertanya? Karena 2 faktor tersebut sangat mempengaruhi kualitas jawaban  yang nantinya kita dapatkan.

Asking the right question for the desired result.

3 hal yang perlu di perhatikan ( Iz mengambil contoh beberapa hal yang sering terjadi pada iz ):

1.Jangan bertanya yang jawabannya hanya sekedar YA atau TIDAK

Pertanyaan yang jawabannya hanya sekedar YA atau TIDAK, tidak akan memberikan kita banyak informasi,

contoh : Ka iz, program A lagi error ya? pasti jawabannya hanya sekedar YA atau TIDAK, lalu ketika iz menjawab YA, apakah yang bertanya mendapat informasi penting? tentu jawabannya tidak, tanpa bertanya pun sepertinya kita bisa mengetahui apakah website/program tersebut dapat di akses atau tidak

 

2. Bertanyalah dengan pertanyaan yang dapat menggali informasi lebih dalam bukan sekedar pertanyaan mentah

Contoh : Ka Iz, kemarin program A error, hal itu terjadi setelah saya melakukan perubahan pada xxxx, error terjadi sejak hari senin kemarin, pesan error yang muncul adalah 404, setelah saya cari di google 404 itu artinya bla bla bla, menurut ka iz apa ya yang terjadi sehingga muncul error 404 itu, oh iya berikut cermi analisa saya sementara tentang error tersebut

contoh di atas pastinya akan iz berikan apresiasi, kenapa? karena sebelum bertanya, sudah lebih dulu menganalisa permasalahan yang ada, sehingga pertanyaannya pun bisa lebih jelas dan lebih tepat sasaran ketimbang bertanya tentang MENGAPA, sebagai mahasiswa tentunya kita harus lebih kristis dalam bertanya, dan menganalisa suatu masalah tentunya sudah menjadi habit dari semua mahasiswa.

 

3. Jangan bertanya kepada orang yang akan membuat orang berfikir kita hanya membuang waktu mereka dengan pertanyaan yang terlalu mudah.

Selalu diingat, tidak ada yang bisa lebih pintar dari google, iya bener. Lalu, mengapa kita tidak mencoba untuk bertanya terlebih dahulu kepada google sebelum kita bertanya kepada orang lain? Apa yang membuat orang lain dengan begitu mudah mendapatkan jawabannya di google sedangkan saat kita mencari, kita tidak pernah mendapatkan jawaban yang tepat?

Nah itu dia, dalam filosofi panah ini juga harus kita gunakan saat kita sedang melakukan pencarian pada google. Bertanyalah dengan tepat. Untuk mendapatkan jawaban yang tepat pada google, kita harus juga memilih keyword yang tepat. Dengan keyword yang tepat pastinya kita juga akan mendapatkan jawaban yang tepat.

 

So mulai dari sekarang, bukan karena orang yang kita tanya itu tidak tahu jawaban yang pasti akan pertanyaan kita, karena terkadang pertanyaan yang kita lontarkan itu tidak tepat sehingga kita tidak mendapatkan jawaban yang diinginkan. Yuk mulai sekarang kita belajar untuk bertanya dengan baik, seperti sebuah busur panah. Kita adalah busur panah itu, dan anak panah itu adalah pertanyaan yang kita lontarkan, untuk menepati sasaran, pilihlah kepada siapa kita seharusnya bertanya, dan sasarkan pertanyaan itu dengan tepat.

 

thanks for reading ^^

45 Responses to Filsafat Panah – Bagaimana bertanya dengan tepat?

  1. hani dewi says:

    Dan yang pasti belajarlah mengungkapkan pertanyaan agar kalian terlihat pintar dan cerdas..
    Karena cara bertanya ikut menentukan respon yang kalian dapatkan.
    Dan penuh percaya diri..

  2. nindalutfiani says:

    Ada 3 point yang harus diperhatikan yah K Iz sebelum bertanya 🙂
    Baiknya coba menganalisa terlebih dahulu dari permasalahan yang ada 🙂
    Benar yang dibilang Miss @hani-dewi , cara bertanya menentukan respon yang di dapat 🙂
    Terima kasih K Iz sudah sharing Filsafat Panah^^

  3. nikita says:

    FIlsafaf Panah yang K Iz buat ini membacanya asik dan kata-katanya pun terpanah sang pembaca 😀
    Memang sebelum mengucap kalimat itu lebih baik mengkoreksi dulu apa yang ingin diucapkan dan memanahnya ke siapa, seperti isi di filsafat ini 😀
    Filsafat Panah ini sebagai terapan belajar untuk lebih baik saat bagaimana bertanya ke orang yang tepat dan tidak salah bicara 🙂
    Terimakasih informasinya K Iz 😀

  4. ekaphrp88 says:

    Widih keren banget dah ini.
    Yaps. Terkadang juga Hap ngalami hal serupa ketika di tanya pertanyaan yang sebenernya bisa mereka cari di google haha.
    Hap juga lebih apresiasiin orang yang bertanya di analisa dulu daripada langsung nanya jawaban dari pertanyaan yang mereka butuhkan (ibaratnya nembak ke inti)
    Semoga dengan adanya filsafat panah ini, Pribadi Raharja lebih mengerti bagaimana cara bertanyaa yang baik sehingga tidak menimbulkan kejengkelan saat menjawab pertanyaan hahaha.
    Good sharing kaiz ^_^

  5. Filsafat yang bagus Iz. Memberi banyak petunjuk kepada kita agar bisa bertanya dengan benar. Terlebih lagi pada saat tidak tatap muka, harus melalui online, pertanyaan harus bisa lebih jitu.
    Bukan hanya jawaban yang dinilai oleh orang, namun pertanyaanpun akan dinilai oleh orang.
    Kita terbiasa dengan oritentasi kuliah yang memberi nilai pada jawaban bukan pada pertanyaan.

  6. bambanghermawan says:

    Untuk memulai bertanya dengan baik maka sebagai Mahasiswa apalagi kita sebagai Pribadi Raharja, tentunya harus lebih giat lagi dalam belajar bertanya , yang nantinya agar pesan dan jawaban tersebut bisa terealisasi sesuai dengan keinginan dan harapan yang kita mau, dengan adanya filsafat panah ini kita semua banyak belajar melalui tulisan yang dibuat oleh kak Iz untuk selalu menganalisa permasalahan yang ada terlebih dahulu, agar apa ? agar nantinya pertanyaan yang kita tanyakan tepat pada sasaran seperti anak panah yang dilepaskan oleh busur panah (pas kena dihati).

    Thanks For Sharing Kak Iz ..

  7. fajar says:

    Waaahh…Ilmu yang baru lagi nih yang di dapet dalam mengajukan pertanyaan ,
    Jadi sekarang kita bisa tahu jika ingin bertanya yang baik itu seperti apa .
    Thanks ka iz udah sharing ilmu baru .

  8. Yusup says:

    Melengkapi Filsafat Panah…..
    Bertanya adalah seni berbicara yang membutuhkan kamahiran tersendiri agar mendapatkan jawaban sesuai dengan diharapkan. Banyak penanya yang melakukan kesalahan mendasar karena mengharapkan jawaban yang sempurna dan memuaskan. Banyak pula penanya yang tidak mengindahkan pikiran dan perasaan orang ditanyanya. Nah, sekaranglah saatnya kita bertanya dengan bijak. Kita bisa saja mengajukan pertanyaan konvergen atau divergen sesuai dengan kebutuhan. Hal yang perlu diperhatikan jangan melupakan etika bertanya. Apa yang harus kita perhatikan dalam menanyakan sesuatu pada narasumber (dosen, guru, apapun jabatannya) berikut hal yang bisa kita lakukan sehingga pertanyaan kita memang professional antar lain.

    Berikut ini 8 (delapan) etika bertanya secara islami:

    1. Tidak berlebihan. Suatu ketika, kaum quraisy menanyakan perihal kiamat kepada Rasullah saw. Mereka bertanya untuk menguji, apakah Rasullah saw mengetahui segala hal tentang kiamat. Mengetahui hal itu Allah berfiran, “…sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui (QS al-A’araf 7:187)

    2. Tidak menanyakan sesuatu yang menyusuhkan. Maksud menyusuhkan di sini, baik bagi penanya maupun bagi orang yang ditanya. Hal ini disampaikan secara tersirat oleh Allah dalam (QS al-Ma’idah 5:101)

    3. Tidak menanyakan sesuatu dengan maksud untuk mengolok-olok. Ingatlah, bagaimana Allah telah memperingatkan kita agar jangan mengolok-olok orang lain “hai orang-orang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lainnya karena boleh jadi mereka yang diolok-olok itu lebih baik dari mereka yang mengolok-olok…”(QS al-Hujurat 49:11)

    4. Tidak menanyakan sesuatu karena ingin melecehkan. Hindarkanlah bertanya karena ingin meremehkan atau menghina orang lain. Simaklah firman Allah, “orang-orang kafir bertanya kepadamu (Muhammad) tentang hari berbangkit, kapankah itu akan terjadi?” (QS an-Nazi’at 79: 42)

    5. Bertanyalah kepada orang yang mengetahui. Jangan pernah menanyakan sesuatu kepada orang yang tidak mengetahuinya. Niscaya bukan pencerahan yang akan diperoleh, melainkan kesesatan. Sebagaimana Allah mengingatkan kita, “maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan, jika tidak mengetahui.” (QS an-Nahl 16:43)

    6. Bertanyakanlah kepada ahlinya. Apabila kita ingin mendapat informasi yang tidak meragukan keabsahan jawabannya, bertanyalah kepada ahlinya. “maka tanyakanlah olehmu kepada orang-orang yang berilmu jika kamu tidak mengetahui.” (QS al-Anbiyah 21: 7)

    7. Bertanyakanlah dengan penuh kesabaran. Bersabarlah ketika bertana dan tetaplah bersabar ketika menerima jawaban, meskipun jawaban tidak memuaskan kita.

    8. Bertanyalah dengan tutur yang sopan, adab yang santun, dan suara lembut. Allah memberikan contoh bertanya dalam firman-Nya “katakanlah, kepunyaan siapakah bumi ini, dan semua yang ada padanya jika mengetahuinya?” (QS al-Mu’minun 23: 84)

  9. rakha says:

    “bertanya” adalah proses dari “tidak tahu” menjdi “tahu”. Setiap individu selalu memulai proses belajar dari sebuah pertanyaanan

  10. Qurotul Aini says:

    Filsafat yang berguna bagi para pribadi raharja ^^

  11. Secara ide luar biasa filosifinya .
    Namun di dalam penelitian atau kuesioner kita hanya bisa menjawab YA atau tidak , Atau satu jawaban dari lima jawaban yang tersedia ( Sangat Tidak Setuju, Tidak Setuju , Netral atau Biasa , Setuju , Sangat setuju ) itu kira – kira bagaimana ya iz bisa tepat sasasaran ga ya?
    Piss jangan di pikirkan Iz ini hanya Joke 🙂

  12. meta says:

    Kereen.. smua mahasiwa wajib baca nih, sbg dosen sy pernah menemui mhs yg etikanya sy anggap kurang ktk meminta waktu sy unt bertemu.

  13. hallo ka iz, wihhh keren yaaa… ka iz berbakat nih bisa jadi motifator dan penulis hihihihi … mahasiswa wajib baca nih … biar tau bagaimana cara nya bertanya. jangan main tanya – tanya aja yaaa karena ada aturan nya atau etika bertanya 🙂 terimakasih ka iz atas ilmu yang sudah ka iz share ini. sangat berguna 🙂 di tunggu ka iz tulisan – tulisan nya …

  14. putri2015 says:

    Bener banget ya..bertanya dengan benar dan tepat untuk mendapatkan jawaban yang tepat juga..
    Makasih k Iz sharingnya ^-^

  15. nurlaila says:

    Terutama dalam diskusi di kelas, hendaknya mahasiswa belajar mengungkapkan pertanyaan yang bermutu/berkualitas, pertanyaan yang cerdas dan terkesan tidak asal-asalan agar kalian terlihat pintar,
    karena cara bertanya ikut menentukan respon yang kalian dapatkan. Tentunya kalau pertanyaan yang bagus akan mendapatkan jawaban yang bagus pula, sehingga bermanfaat bagi semuanya.

  16. fransiscarahardja says:

    Setuju dengan k Izzz

  17. Good article Iz…
    bertanya yang baik juga memerlukan informasi pendukung agar mendapatkan jawaban yang tepat,
    jika informasi pendukung tidak tepat bisa jadi jawaban yang diperoleh tidak sesuai dengan yang diinginkan ..
    Coba kalau ada yang bertanya begini …. ” kok saya nggak bisa login ya …. ada yang bisa bantu …?”

    Yang akan menjawab perlu menyampaikan beberapa pertanyaan balik untuk bisa menemukan jawaban yang diperlukan ..
    Tq

  18. meyldasarahparwati says:

    Filsafat yang Keren K Iz, dengan adanya filsafat ini lebih mengerti bagaimana cara bertanyaa yang baik . Terimakasih 🙂

  19. novitaheriyani says:

    Good Filsafat Ka Iz, hendaknya mahasiswa belajar mengungkapkan pertanyaan yang berkualitas.
    Tentu jika pertanyaan yang bagus akan mendapatkan jawaban yang bagus pula, sehingga bermanfaat bagi semuanya.
    thanks for sharing ka Iz 🙂

  20. Sarah Riwanda Shofroh says:

    filsafat yang bagus banget nih dari ka iz, sangat berguna untuk seluruhnya bukan hanya untuk para pribadi raharja saja
    Saat bertanya tentunya kita juga harus memberikan penjelasan yang tepat sehingga pertanyaan akan dijawab juga dengan jelas 🙂

  21. Rubin Hakita Irwin says:

    Filsafat yang sangat bagus sekali k Iz, mengingatkan kembali kepada kami Peribadi Raharja untuk selalu memiliki sebuah pertanyaan yang baik dan dapat menganalisa pertanyaan itu dengan tepat. Sehingga ketika pertanyaan yang dilontarkan dengan baik maka harapan untuk mendapatkan jawaban yang baik dengan penjelasan yang tepat dapat diterima 🙂

  22. maulana sani says:

    intinya adalah sebelum bertanya kita haruslah lebih tau perihal pertanyaan itu sendiri, memahami poin mana yang ingin kita titik beratkan, memahami poin mana yang ingin kita ketahui jawabannya sehingga pertanyaan yang diajukan tepat pada maksudnya.

    dalam bertanya juga haruslah memperhatikan narasumbernya, kita tidak dapat mengajukan pertanyaan yang sebenarnya kurang perlu untuk dibahas, dan cukup bertanya tentang poin pentingnya saja.

    kesimpulannya, filsafat panah mengajarkan kita bagaimana mengajukan sebuah pertanyaan, bagaimana menghasilkan sebuah pertanyaan yang berkualitas.

  23. dewiratnasari says:

    wahh filsafah yang bagus ka Iz, dalam bertanya harus ada sesuai dengan apa yang ingin ditanyakan dan lebih tahu pertanyaan yang baik seperti apa, seperti yang ada di contoh yang ka Iz jabarkan bahwa setiap pertanyaan berbeda-beda kepada orang yang yang berbeda-beda pula karena pertanyaan harus disesuaikan dengan orang yang yang kita beri pertanyaan agar terjadinya feedback 🙂 dan sesuai dengan sarasan seperti panah yang ingin membidik lalu ditembakkan kepada sasaran dan mengenai sasaran dengan tepat 🙂

  24. fitrifaradilla says:

    Ternyata dalam mengajukan sebuah pertanyaan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan supaya pertanyaan yang dilontarkan itu dapat tepat sasaran kepada si penerima pertanyaan. Filsafat panah ini menjelaskan bahwa pertanyaan yang baik adalah pertanyaan yang dapat membuat si penjawabnya merasa tertarik untuk menjawab pertanyaan yang diberikan kepadanya 🙂

  25. nukepuji says:

    Setelah membaca ini Nuke jd lebih paham dan bermanfaat utk perkuliahan. Jadi lebih mengetahui apa sjaa point-point untuk bertanya tepat pada sasarannya^^

  26. dianmustikaptr says:

    Yup setujuuu, hal-hal yang kita belum tahu dan hendak kita tanyakan, wajarnya kita cari tahu terlebih dahulu, mencari hipotesa-hipotesa yang nantinya ketika mengajukan pertanyaan, kita jadi bisa sharing ke orang yang kita ajukan pertanyaan. Lebih baik kita tau hal itu walau sedikit namun belum tau benar atau tidaknya sehingga mesti didiskusikan, daripada hanya bertanya dimana pikiran kita sama sekali tidak menyimpan pengetahuan apapun menyangkut pertanyaan yang hendak di ajukan pertanyaan. Good filosofi kak Iz, memotivasi^^

  27. shylviaratnadewi says:

    Waaah setelah ivy baca filsafat panah nya ka iz sekarang ivy termotivasi untuk lebih kritis lagi dalam bertanya, dan juga harus kritis dengan orang yang tepat dengan pertanyaan yang jelas🤗 Karena sering sekali ivy bertanya kepada Pribadi Raharja setelah melakukan ini itu terjadi error 404 pada sistem sejak kemarin tetapi jawaban yang ivy terima hanya “waaah tidak tahu kalo itu”😂 Ivy akan lebih kepo lagi dengan berinisiatif kepo dengan google dan orang yang tepat🤗 Terimakasih ka iz memotivasi sekali filsafat nya😊❣

  28. Yaaappp setuju banget sama filsafat ini, mengajar tentang bagai mana cara bertanya yang baik dan tidak membuang2 waktu orang yang kita tanya. Dan juga jika kita bertanya dengan baik dan benar kita akan mudah memahami jawaban atas pertanyaan yang kita tanyakan… Love this filosofi😍😍😍😍

  29. finaandhara says:

    Filsafat panah ini menjelaskan bahwa pertanyaan yang bagus itu pertanyaan yang tepat kita harus mengajukan sebuah pertanyaan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan supaya pertanyaan yang tepat sasaran kepada si penerima pertanyaan. Filsafat panah ini sangat bermanfaat sekali💟

  30. fransiska says:

    halo kak iz,
    sisca sudah baca filsafat panah ini , kita harus lebih aktif dalam bertanya dan pertanyaan yang ditanyakan harus tepat dan bermanfaat . karena dalam bertanya juga ada aturan yang harus kita ketahui dan kita pahami 🙂

  31. alfiahkhoirunisa says:

    Sangat setuju dengan filsafat yang ka Iz buat, keika ingin bertanya memang betul harus dengan orang yang tepat dan kita yang ingin bertanya juga harus memiliki etika yang sangat tepat. agar tidak dianggap tidak sopan atau malah bersifat mengganggu. thankyou for sharing KaIz^^

  32. yustin novita dewi says:

    Yaps benar sekali kita pasti bertanya untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan yang di ajukan, namun sebelum bertanya kitapun harus memikirkan terlebih dahulu pertanyaan apa yang ingin ditanyakan. Yustin belajar banyak dari filosofi ini K Iz, sebelumnya Yustin juga masih bertanya asal tanpa mempertimbangkan 3 hal yg di perhatian seperti yg ada di filosofi panah ini^^

  33. Egi Wijatriana says:

    Filsafat panah ini sangat berguna untuk kehidupan sehari-hari, sangat penting dan harus benar-benar dijalan kan dalam hal bertanya kepada orang lain. Jadi lebih mengetahui tentang hal bertanya kepada orang lain dengan benar😊

  34. anggy says:

    betul sekali k iz jadi ketika bertanya kitapun harus analisa permasalahan nya seperti apa yg harus di tanyakan jadi ga bertanya seperti tangan kosong hehe, thanks sharing ttg filsafatnya kak ^^

  35. auliayolaa says:

    ada baiknya jika kita mengajukan pertanyaan harus bisa lebih cari tau dulu sendiri, dan didalam filsafat ini jadi belajar apa yang harus disiapkan jika ingin bertanya, supaya kita mendapatkan jawaban yang memuaskan, ga hanya yes or no.. thanks for sharing kak iz ^^

  36. bunga thalia says:

    filsafat panah ini harus sering diterapkan pada kehidupan sehari-hari ya ka, supaya kita bisa gak asal tanya tapi sebelumnya ada usaha untuk find out mengenai problem yang di hadapi, sehingga saat kita bertanya kita dapat jawaban yang memuaskan tidak hanya ya atau tidak ^^ Thanks for sharing ka…

  37. yangmiovelien says:

    luar biasa sharing yang sangat bermanfaat, terimakasih ka untuk sharing nya, hal ini membuat kita menjadi lebih paham untuk mendapatkan sebuah jawaban yang tidak bertele tele dan tepat pada sasaran sehingga kita tidak membuat orang lain pun ikut bingung.

  38. romzinaufal says:

    Filsafat yang Luar Biasa Ka Iz dengan adanya filsafat ini menjadikan Romzi untuk menganalisa permasalahan yang terjadi terlebih dahulu, agar apa yang menjadi masalah bisa diselsaikan dengan cepat, tanpa harus membuat orang menjadi kebingungan, Thankyou untuk sharingnya Ka Iz 😉

  39. Siti Ria Zuliana says:

    Filsafat Ka Iz sebagai pedoman sebelum mengutarakan pertanyaan. Bisa dibilang jangan tanya level 1 yang gk berbobot gitu heheheh
    Dengan menggunakan 3 hal yang sudah dijelaskan sangat detail dn mudah dipahami juga membuat kita merasa puas mendapatkan jawaban dan untuk yang ditanya juga senang menjelaskan dengan detail kalau pertanyaannya bermutu. Thanks for sharing ka iz akan diterapkan hal tersebut saat interaksi

  40. novita sari says:

    Good sharing ka iz
    Cermi yang luar biasa sangat bermanfaat sekali. apalagi untuk yang sedang menjalankan skripsi jadi harus menganalisa permasalahan yang ada tanpa harus membuat bingung orang yang kita tanyai karena kita sudah findout terlebih dahulu dan dijelaskan masalah” yang ada tanpa harus mendapatkan jawaban YA atau TIDAK.

  41. femiallamiah says:

    sangat berguna sekali kak iz mengenai filsafat panah bagaimana bertanya dengan tepat .
    dari awal femi baca hingga akhir bener bener bagus kak iz .
    memang benar adanya saat kita melontarkan sebuah pertanyaan kepada siapa pun itu, kita harus mencari tahu dulu sebabnya apa maka dari itu saat kita bertanya kita akan mendapatkan jawaban akan lebih detail lagi .
    thanks for sharing kak iz ^^

Leave a Reply