Handbook

All tutorials that you need

By

BBC Mengajarkan kita…

BBC adalah Buka Baca Comment, nah kalimat BBC ini sendiri dikenal dikalangan kampus Raharja aja nih, mungkin kalau selain Pribadi Raharja akan asing dengernya, tapi tenang, ada beberapa artikel tentang BBC yang bisa dibaca.

Why BBC atau Protokol BBC

Bagi iz, BBC mengajarkan beberapa hal

  1. Sharing is caring, pernah nggak merasa amat sangat terima kasih kepada orang-orang yang telah mau berbagi hal yang tidak kita miliki atau info yang tidak kita ketahui yang mana itu amat sangat penting bagi kita? Begitu banyak pengalaman untuk iz, salah satu contohnya, hobby iz emang masak, iz akan sangat happy saat ada orang yang mau share resep-resep masakan yang pada akhirnya resep tersebut bikin iz tambah pinter masak, hihihihi…well, itu salah satu contoh. Apa manfaat bagi yang sharing? Bukankah dalam islam, ilmu yang bermanfaat adalah amalan yang tidak akan pernah putus walau kita sudah meninggal? YES, true. Iz juga yakin di agama lain pun mengajarkan hal yang sama tentang berbagi, terutama ilmu yang bermanfaat ini.
  2. Appreciate others, kenapa sih memberi apresiasi itu penting? Banyak alasannya menurut Iz,  2 kata ajaib yang diajarkan dari kecil oleh orang tua kita adalah “TERIMA KASIH” dan “TOLONG“. Kenapa sih 2 kata tersebut begitu penting?Pentingnya mengucapkan terima kasih pernah iz bahas dalam artikel DISINI.
  3. Iqro, Iqro, Iqro, Hehehe, pasti kalian yang muslim tau kan ya tentang ajaran nabi tentang membaca. Betapa pentingnya membaca.
  4. Menjadi penyemangat, biasanya iz klo BBC nih, komennya nggak cuma yang singkat kaya GOOD JOB atau apalah itu, iz berusaha sebisa mungkin untuk memberikan feedback yang pada akhirnya juga bermanfaat bagi si pembuat artikel, biar ada simbiosis mutualisme, halaaah…hahaha, well, tp sesuai protokol BBC diatas, itu juga penting. Saat kita berkomentar, kita bisa jadi Pengamat, Cheerleader, Komentator, bahkan juga bisa seperti judge.

Lalu, apa sebenarnya impact dari sebuah apresiasi yang diberikan oleh teman, terutama dalam satu team?

Walaupun saat ini kita berada dilingkungan kampus, berbahagialah kita karena kita sudah diajarkan untuk bisa mengapresiasi teman, kenapa? Saat kita sudah berada dilingkungan kerja, memberikan apresiasi kepada rekan kerja amat sangat memberikan impact yang besar.

Menurut para peneliti :

What The Research Says About Appreciation

  • The Society for Human Resources Management found that “appreciation by a direct supervisor” has the greatest impact on employee engagement (71% of those surveyed named this factor). (SHRM/Globoforce Survey: Employee Recognition Programs, Spring 2013)
  • 94% of HR professionals believe that positive feedback has a greater impact on improving employee performance (SHRM/Globoforce Survey)
  • “More than half (58%) of British workers don’t believe employees are thanked enough in the workplace” according to a recent survey conducted on recruitment website Monster UK (HR Magazine)
  • According to research firm Gallup: “But in a company with moderate to strong engagement levels, teams that report they receive adequate recognition have 19% less turnover than teams that say they don’t receive enough recognition.” (Turning Around Employee Turnover)

Dari data penelitian diatas sudah jelas bahwa APRESIASI pada lingkungan kerja itu sangat penting dan memberikan impact yang besar. Maka dari itu, dimulailah dari belajar memberikan apresiasi terhadap tugas/pekerjaan yang dilakukan oleh teman kita dikelas. Seorang pencipta lagu akan merasa terapresiasi saat seorang penyanyi sedang menyanyikan lagunya di TV, muncul namanya sebagai pencipta, lalu seorang penulis akan terapresiasi saat kita membaca tulisannya dan memberikan kata terima kasih, komentar penyemangat bahkan re-share saat merasa tulisannya bermanfaat.

So, kesimpulannya adalah keep SHARING, keep READING and APPRECIATE them who inspire you.

salam BBC ^^

jangan lupa BBC yaaaa…..

By

IARI 2016 di Bandung, sambutan hangat untuk ide baru dunia pendidikan

Tanggal 23 november 2016, iz beserta beberapa pribadi Raharja berangkat ke Bandung untuk menghadiri international conference IARI 2016. Saat itu iz harus mempresentasikan paper dengan judul “Development Assessment Module Portfolio Ime Students Learning to Improve the Quality of Concentration Case Study Mavib” yang mana paper tersebut garis besarnya adalah tentang SKUP yang selama ini udah nggak asing lagi bagi Pribadi Raharja apalagi mahasiswa bimbingan TIMUR.

Singkat cerita, saat itu paper tersebut terpilih menjadi best presentation, penilaiannya dilakukan oleh 3 orang juri. Entah bagaimana cara para juri menilainya, tp yang jelas saat dilakukan presentasi tentang SKUP tersebut, para juri tertarik dengan ide SKUP untuk mahasiswa. Komen para juri bahkan menilai kalau SKUP juga patut untuk diadopsi dengan kampus lain. Nah ini iz sertakan jg presentasinya.

Pada presentasi tersebut iz menjelaskan bahwa SKUP bisa menjadi seperti portofolio bagi mahasiswa. Seperti yang tercantum pada WHY SKUP itu sendiri.

Ini juga iz lampirkan paper yang dimaksud.

 

 

By

GO+ Final Presentation

 

If you have any comment, leave your lovely comment below ^^

By

Pokemon GO dilarang? WHY?

Pokemon GO menjadi game yang paling banyak di bicarakan belakangan ini. Game yang menjadi fenomenal ini bukan hanya digemari anak-anak, tapi juga oleh remaja dan dewasa. Game yang unik pada akhirnya jadi alasan yang membuat para pemainnya suka dengan game yang baru di launching di Indonesia bulan juli 2016. Banyak hal yang terjadi pada para pemain game pokemon GO ini, mulai dari hal yang lucu, menyenangkan, menyedihkan hingga menyeramkan. Baca ini. Karena kepopuleran game ini lah juga yang membuat banyak kalangan mengambil perhatian, hingga pemerintah Indonesia. Baca beritanya :

  1. Tempat-tempat yang dilarang bermain pokemon GO
  2. Polisi terbitkan surat larangan bagi polisi bermain pokemon GO
  3. Menpan RB Terbitkan Larangan Pokemon Go di Lingkungan Instansi Pemerintah

Seriously? why?

Sebegitu membahayakannyakah game ini? sebegitu fenomenalnyakah game ini? dan sebegitu ketakutannyakah negeri ini hanya karena sebuah game?

Setiap orang bebas berpendapat tentang hal ini, begitu juga saya. Sorry to say, buat saya hal tersebut menjadi lebay. Kenapa lebay? Selama ini yang saya tahu, hanya game Pokemon GO yang dilarang, #cmiiw. why why why why.

1. Alasan keamanan? Karena Pokemon GO menggunakan GPS?

Is Pokemon GO the only game which use GPS? Seriously? hmm NO!

Is Pokemon GO the only application which use GPS? big NO!

kalau takut keberadaan kita ter-detect oleh pihak yang tidak diinginkan, so JANGAN AKTIFKAN GADGET dan jangan pernah bermain internet, as simple as that ^^. Karena di jaman yang amat sangat canggih sekarang ini, so easy to find someone. Apalagi kalau orangnya aktif banget main gadget.

alasan yang terdengar nonsense buat saya untuk larangan tersebut.

2. Karena game ini membuat orang lalai dalam pekerjaan karena bermain di saat jam kerja.

Hmmm….Don’t blame the game! This is not because of Pokemon GO. Educate people kalau dalam tugas dan pekerjaan harus bertanggung jawab dan tidak lalai, apalagi para aparatur negara, ya jangan sampai dong di jam tugas/kerja malah bermain game, iya game apapun itu. No no, bukan cuma game, will be better kalau sosmed seperti Fb, Twitter, IG, dll juga di block aksesnya di kawasan kantor pemerintahan, jangan sampai di jam kerja mereka malah asyik main sosmed.

Naaah jadi buat para pemain Pokemon GO, jangan sampai menyalahgunakan ya. Mainnya jangan disaat jam tugas/kerja dong ya, ohh iya, sosmed juga jangan dong #TapiSayaMasihMainSosmedDiJamKerja #MaafkanSaya hehehehehe

3. Game ini memicu keributan

Hmmm…. really? seperti yang di kutip dari artikel ini. “Permainan ini juga dianggap dapat memicu keributan sesama teman atau pemain gara-gara memperebutkan item bonus dan pokemon.”

Nggak gitu juga keleus, Level, challenges, points, itu mah emang udah jadi unsur pokok dalam games. Kalo games nggak ada challenges, level atau points nya ya nggak akan seru lah. Jangankan main game Pokemon GO, main sepak bola, basket, dll juga pasti rebutan pengen unggul dan mengumpulkan point kan? sampe ribut? yailah norak amat main game sampe ribut-ribut. Kalo anak kecil sih rebutan mainan sampe nangis-nangis mah ok aja. Come on, sekali lagi alasan yang too much buat saya.

Talking about game ya, entah kenapa banyak yang menganggap playing games itu bad habit. Well, apapun itu kalau berlebihan pasti nggak akan baik, termasuk bermain game. Tapi, banyak hal positif kok dalam bermain game. Bukankah kita juga harus menyeimbangkan otak kanan dan otak kiri kita? WORK HARD – PLAY HARD. Jangan sampe kita stress karena terlalu WORK HARD, harus juga nih otak di kasih ketenangan dengan bermain. Apalagi membuat unsur gamification masuk kedalam lingkungan kerja.

Tidak dapat dipungkiri juga kalau banyak positif dan negatif nya tentang Pokemon GO ini, kalau yang di gembor-gemborkan dan banyak dibicarakan kebelakangan ini adalah negatifnya, naaah sekarang kita bahas yuk positifnya.

 

1.Pokemon GO ingin pemainnya bisa menjadi lebih sosial – Pokemon GO berhasil melakukannya

Berkembangnya teknologi membuat banyak orang saat ini menjadi turun tingkat sosialnya, kenapa? Yang biasanya kita banyak interaksi dengan teman atau keluarga secara langsung, namun sekarang orang lebih memilih melakukannya secara virtual, melalui sosial media, messanger, dll. Baca artikelnya disini.

Pokemon GO ingin mengembalikan tingkat sosial penggunanya, ingin membuat penggunanya untuk melihat dunia luar. Baca ini.

Bermain game tidak selalunya hanya antara AKU dan Gadget ku yang pada akhirnya membuat kita lupa bahwa kita punya real life. It’s bringing people together in a way videogames simply never do.

2. Efeknya pada kesehatan mental

 

 

 

Manfaat lainnya bisa baca disini.

Jika negara lain bisa melihat fenomenal ini menjadi hal yang positif, mengapa kita menjadi ketakutan? Think positively then you will get positive things.

By

4icu org, kenapa begitu penting?

4ICU adalah suatu search engine dan direktori yang melakukan penilaian berdasarkan kepopuleran situs yang dimiliki oleh 11.000 perguruan tinggi di seluruh dunia yang telah terakreditasi dan tersebar dalam 200 negara.

Dalam hal ini, yang dimaksud sebagai perguruan tinggi yang terakreditasi adalah sebagai berikut:

  • Telah resmi diakui, memiliki ijin atau telah diakreditasi oleh badan-badan nasional atau regional seperti kementerian pendidikan atau organisasi pendidikan tinggi yang berwenang.
  • Berhak memberikan gelar sarjana atau pascasarjana dalam empat tahun.
  • Melakukan kegiatan pembelajaran secara umum dengan bertatap muka, program dan kursus.

Metodologi Penilaian

Dalam melakukan penilaian, ada kebijakan khusus yang dikemukakan oleh 4ICU. Mengingat yang dinilai oleh 4ICU adalah kepopuleran alamat situs resmi milik perguruan tinggi, maka 4ICU tidak memberitahukan cara penilaian yang dilakukannya guna menghindari kecurangan yang dilakukan webmaster perguruan tinggi dalam meningkatkan peringkat perguruan tinggi masing-masing.

Namun meskipun begitu, 4ICU memberitahukan parameter acuan yang mereka gunakan dalam menilai, yaitu sebagai berikut :

  • Google Page Rank
  • Alexa Traffic Rank
  • Majestic SEO (Referring Domain, Citation Flow, Citation Trust)

Langkah penilaian :

1)    Pengumpulan data metric dilakukan dalam hari yang sama untuk menghindari perubahan data yang tidak tentu serta memaksimalkan perbandingan data

2)    Penggunaan filter untuk mengidentifikasi keberadaan data yang nilainya sangat jauh dari data lain yang ada (data outliers)

3)    Review data dari Alexa Traffic Rank, untuk menyeleksi perguruan tinggi yang masih menggunakan subdomain sebagai halaman utama yang resmi

4)    Data webmetric kemudian dinormalisasikan pada skala 0-100 dengan mempertimbangkan perhitungan logaritma alami dari Google Page Rank dan Alexa Traffic Rank, serta hasil normalisasi dari data Majestic SEO

5)    Nilai normalisasi dari ketiga data tersebut digabungkan dan kemudian dirata-rata untuk menghasilkan nilai akhir dan peringkat perguruan tinggi

 

Lalu apakah 4icu dan webometrics itu tidak penting?
Jawabnya sangat penting, karena itu pola benchmarking terbaik dengan pendekatan kuantitatif dan komparatif sedunia, terutama untuk Webometrics, siapa perguruan tinggi yg dibawah PTS XXXX? dari negara mana?

Aspek marketingnya sangat kuat, bahkan kalau dilihat diskusi anak2 SMA di Yahoo answer, di milis, mereka membandingkan 2-3 perguruan tinggu yang akan dipilih, orientasinya ke webometrics.

Peringkat di Indonesia termasukj BAN PT, adalah pola dari penilaian kualitatif yang bersifat closed. Namun untuk webometrics adalah penilaian kuantitatif yang bersifat opened, karena setiap hari bisa dilihat angka prestasi secara online, oleh semua orang, berapa pencapaian perguruan tinggi UI, UGM, ITB dll

 

Dimana Raharja?

Main-main cari ranking Perguruan Tinggi Raharja yang ada pada 4icu.org, sedih, amat menyedihkan 🙁 mengapa?

liat deh!

Jangan jauh-jauh pilih dan cari Perguruan Tinggi Raharja di deretan kampus se Indonesia, pilih aja BANTEN, masa sih nggak ada?

 

Lebih menyedihkan 🙁 jangankan masuk ke list Indonesia, list Banten aja nggak masuk. Kok bisa? kenapa?

akhirnya iz coba untuk contact mereka dan memasukan Raharja berada di dalam list.

 

Seperti pengalaman sebelumnya, Raharja juga tidak ada dalam list webomestric, tapi akhirnya kita bisa masuk dengan contact team mereka.

#AbaikanTulisanWebometricsYangSalahItu

dan begitulah awalnya untuk webometrics, semoga untuk 4icu juga bisa segera masuk ke dalam list, karena 4icu dan webometrics sangat berkesinambungan, sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Dengan adanya project webometrics ini dengan sendirinya akan mendorong Raharja masuk dalam jajaran atas di 4icu, dan semoga bisa menjadi yang terbaik untuk wilayah BANTEN. aamiin

By

TPi Second Generation

Seperti yang kita ketahui sebelumnya TPi First Generation , kini kita akan melihat TPi Second Generation. TSG di pilih berdasarkan value yang dimiliki, baik dari segi manfaat, banyaknya pengguna, juga aktifitas perkembangan yang signifikan yang di lakukan oleh para PIC masing-masing.

 

TPi Second Generation

Kanapa Rinfo di pilih? Kita semua pasti tau dong kalau Rinfo itu adalah Magic Key nya Pribadi Raharja. Mana bisa kita menjelajah istana Raharja ini tanpa Magic Key Rinfo? Hehehehe, naaah makanya tentu amat sangat tepat kalau Rinfo bisa masuk dalam TPi kan? Ada yang protes? 😀

1. Definisi singkat Rinfo (Email Raharja.info):

adalah layanan komunikasi email (Why Rinfo) yang disediakan oleh Perguruan Tinggi Raharja untuk semua Pribadi Raharja, alat komunikasi utama dan paling vital untuk para Pribadi Raharja. Setiap user Rinfo diberikan kapasitas sampai dengan 30GB. Selain itu juga banyak tersedia aplikasi canggih seperti RinfoH (Why RinfoH). Semua kegiatan yang dilakukan akan mustahil tanpa adanya Rinfo ini. Selain itu, bisa juga dikatakan bahwa Rinfo terintegrasi semua pillar-pillar yang ada. Read more

Kenapa iDu di pilih?

Pembelajaran iLearning dan iLP tidak bisa lepas dari yang namanya iDu ini. Waaah bisa mati gaya kalau anak iLearning dan iLearning plus belajar tanpa iDu, naaaah makanya iDu juga masuk nih dalam TPi.

2. Definisi singkat iDu (iLearning Education):

IDU (iLearning Education) (Why iDu?) merupakan sistem pembelajaran yang baru di kembangkan oleh perguruan tinggi raharja secara online untuk memudahkan civitas kampus dan mahasiswa dalam menjalankan perkuliahan. iDU bukan merupakan website lokal,tetapi iDU dapat diakses dimanapun dan kapanpun. Read more

Kenapa iDuHelp! di pilih?

Bisa dikatakan bahwa iDuHelp banyak sekali berperan untuk para Pribadi Raharja. Kalau nggak percaya, bisa lihat nih hasil laporannya, siapa yang bisa protes kalau iDuHelp ini masuk dalam TPi? ya kan? 😀

3. Definisi singkat  iDuHelp!:

adalah pelayanan (Why iDuHelp!)yang disediakan oleh Perguruan Tinggi Raharja untuk melayani kebutuhan dan memberikan kepuasan kepada Pribadi Raharja yang meliputi, menjawab pertanyaan-pertanyaan atau memberikan informasi, dan penanganan keluhan-keluhan yang berhubungan dengan TPi ataupun kegiatan kampus yang sesuai dengan ruang lingkup. Read more

Kenapa iRan dipilih?

iDuHelp tanpa iRan? apalah artinya..hahahaha, yups…kesuksesan iduhelp tentunya juga berkat iRan nih, tanpa iRan pastinya operator iDuHelp akan sangat kesulitan dalam menjawab pertanyaan dari para Pribadi Raharja kan? Naah, makanya iRan juga berhak masuk TPi nih

4. Definisi singkat iRan (iLearning Raharja Ask & News):

Raharja Ask and News (Why iRan) adalah media aplikasi yang dirancang untuk memberikan layanan informasi, kejadian, pengetahuan atau peristiwa umum, maupun khusus di Perguruan Tinggi Raharja. News biasanya berkaitan dengan pekerjaan Wartawan, Wartawan adalah orang yang bekerja memburu, meliput, kemudian menuliskan berita (News). Raharja News yang merupakan bagian dari Kumpulan aplikasi iRaharja.Read more

Kenapa Rooster dipilih?

Naaah sama halnya dengan iRan, rooster juga berperan penting loh untuk menunjang kinerja daripada iDuHelp. Dengan adanya rooster, para PIC juga pada akhirnya dapat membantu ataupun memecahkan masalah yang di keluhkan para Pribadi Raharja, so, that’s why Rooster juga masuk dalam TPi ini ^^

5. Definisi singkat Rooster (Role Online System Ticketing Raharja):

merupakan sebuah sistem pelayanan informasi dengan menggunakan tiket online (Why Rooster) yang akan diberikan kepada pihak yang terkait, agar dapat memberikan informasi yang cepat, tepar dan akuratROOSTER ini telah digunakan pada perguruan Tinggi Raharja yang bertujuan untuk menunjang sistem pelayanan chat online dan offline yang ada pada Perguruan Tinggi Raharja, salah satu contohnya adalah pelayanan iDuHelp! yang sedang berjalan saat ini. Read more

Kenapa Widuri dipilih?

Seperti yang kita ketahui juga nih tentang widuri, widuri bisa di bilang tempat yang amat sangat penting untuk menyimpan laporan KKP, TA, SKRIPSI. Rasanya Widuri memang harus masuk dalam TPi

6. Definisi singkat Widuri (Wiki iDu Raharja iLearning):

adalah media sharing dan kolaborasi (Why Widuri) yang disediakan oleh Perguruan Tinggi Raharja yang bisa digunakan oleh seluruh Pribadi Raharja. Widuri bisa digunakan untuk membuat laporan penelitian, CV, dan keperluan lainnya yang nantinya bisa menjadi sarana kolaborasi. Read more

Kenapa iMe di pilih?

Waaah iMe, siapa sih Pribadi Raharja yang nggak kenal iMe? Hehehehe, mustahil bagi iz sendiri untuk nggak bersentuhan dengan iMe walau hanya sekali saja. Kebayang kan klo iMe tiba-tiba hilang dari peredaran? ibaratnya seperti pecandu narkoba yang sakau…hahahahah lebay

7. Definisi singkat iMe (iLearning Media):

adalah official portal information sharing (Why iMe?) yang dipersembahkan untuk Pribadi Raharja dan setiap Pribadi Raharja akan mendapatkan subdomain sebagai media dokumentasi segala bentuk aktifitas tridarma.

Kenapa SIS+ dipilih?

Nah, yang satu ini pendatang baru nih di dunia TPi 😀 , walaupun masih baru, tidak dapat di pungkiri lagi manfaat SIS+ untuk rakyat Raharja nih, kudu dan wajib banget deh masuk TPi. Ayooo coba, siapa yang tidak merasakan manfaat dari SIS+ ini? pasti nggak ada kan? pasti semuanya bisa merasakan manfaat SIS+ ini.

8. Definisi singkat SIS+ (Student iLearning Service Plus)

Student iLearning Service Plus atau biasa disebut SIS+ (why SIS+) adalah sebuah sistem yang dirancang khusus untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada mahasiswa dan berfungsi untuk memberikan informasi mengenai :

  1. Jadwal perkuliahan mahasiswa.
  2. Kartu Hasil Studi (KHS) mahasiswa.
  3. Tabel Indeks Prestasi Komulatif (IPK).
  4. Daftar Nilai.
  5. Menyediakan layanan formulir yang dapat digunakan oleh mahasiswa dalam mengikuti kegiatan perkuliahan dan sebagainya secara cepat dan real-time.

Kenapa ZP dipilih?

ZP juga terbilang pendatang baru. Walaupun baru, waaah tidak dapat di remehkan lagi, lihat saja jumlah pesertanya disini dan juga aktifitasnya disini, itulah alasan kenapa ZP bisa nongkrong di list TPi ini ^^

9. Definisi singkat ZPreneur

ZPreneur (Why ZP) adalah suatu konsep baru yang dicetuskan dari Untung Rahardja.

Why Z? Karena arti kata Z adalah terpercaya dan memberi dampak positif, bisa dilihatdisini. Dan Z atau zero (nol) merupakan angka awal sebelum kegiatan apapun dimulai, sehingga jika dihubungkan dengan suatu permainan yaitu kita memulai permainan dari nol. Dan huruf Z itu merupakan bagian dari huruf terakhir dalam abjad, yang berarti game berakhir. Jika kedua arti tersebut disatukan berarti bahwa Z adalah permainan yang dimulai dari nol dan berakhir dengan huruf Z. From zero to hero !

10. Who wants to be the last TPi????

Yang mau project nya masuk ke dalam list TPi, yuuuk kirimkan cermi alasan yang sangat berarti dan pada akhirnya memang project kalian memang harus dan pantas untuk masuk list TPi ini.

BBC dan sertakan link why project kalian dan sertakan alasan yang membuat project kalian bisa masuk TPi ya ^^

di tunggu !!!

Future IT Raharja (FIR) ??

Bagi para PIC yang ingin project nya masuk dalam deretan FIR, yang artinya menjadi kandidat TPi, silahkan tinggalkan jejak nya ya ^^

By

Filsafat Panah – Bagaimana bertanya dengan tepat?

Busur atau panah atau busur panah dikategorikan sebagai sebuah senjata yang digunakan untuk menembakkan anak panah, dibantu oleh kekuatan elastisitas dari panah itu sendiri. Biasanya senjata ini digunakan untuk berburu dan pada masa lalu sebagai salah satu peralatanperang. Selain itu panah juga digunakan sebagai alat utama dalam olahraga panahan. (source : wikipedia).

Mengapa kita harus memahami tentang filosofi panah ini?

kita lihat contohnya di kehidupan sehari-hari.

Pernahkan kita bertanya kepada orang lain namun pertanyaan kita justru membuat orang yang di tanya tambah bingung? Iya, itu karena kita tidak melepaskan anak panah tepat pada sasarannya. Orang yang ingin melepaskan anak panah tepat pada sasaran yang di tuju, tentu harus berlatih dengan giat dan memakan waktu yang lama, begitu juga bagaimana kita bisa berlatih untuk bertanya dengan baik dan benar. Mengapa bertanya harus tepat sasaran?

Disaat kita ingin menuju kesuatu tempat dan kemudian tersesat, Misalnya ke rumah pak Surdi

pertanyaan apa yang sering kalian lontarkan kepada orang yang anda temui?

  1. Permisi, boleh tanya, rumah pak Surdi dimana ya?
  2. Permisi, boleh tanya, rumah pak Surdi yang kerja di PT. Maju Mundur dimana ya?
  3. Permisi, boleh tanya, rumah pak Surdi yang kerja di PT. Maju Mundur, dengan alamat Perumahan Casa RT 05 RW 06 no. 22 di mana ya?

lalu perhatikan kepada siapa kita bertanya

  1. Kepada orang yang sedang lewat
  2. Kepada warga yang sedang duduk
  3. Kepada pak RT setempat

Kenapa kita harus selalu memperhatikan pertanyaan dan kepada siapa kita bertanya? Karena 2 faktor tersebut sangat mempengaruhi kualitas jawaban  yang nantinya kita dapatkan.

Asking the right question for the desired result.

3 hal yang perlu di perhatikan ( Iz mengambil contoh beberapa hal yang sering terjadi pada iz ):

1.Jangan bertanya yang jawabannya hanya sekedar YA atau TIDAK

Pertanyaan yang jawabannya hanya sekedar YA atau TIDAK, tidak akan memberikan kita banyak informasi,

contoh : Ka iz, program A lagi error ya? pasti jawabannya hanya sekedar YA atau TIDAK, lalu ketika iz menjawab YA, apakah yang bertanya mendapat informasi penting? tentu jawabannya tidak, tanpa bertanya pun sepertinya kita bisa mengetahui apakah website/program tersebut dapat di akses atau tidak

 

2. Bertanyalah dengan pertanyaan yang dapat menggali informasi lebih dalam bukan sekedar pertanyaan mentah

Contoh : Ka Iz, kemarin program A error, hal itu terjadi setelah saya melakukan perubahan pada xxxx, error terjadi sejak hari senin kemarin, pesan error yang muncul adalah 404, setelah saya cari di google 404 itu artinya bla bla bla, menurut ka iz apa ya yang terjadi sehingga muncul error 404 itu, oh iya berikut cermi analisa saya sementara tentang error tersebut

contoh di atas pastinya akan iz berikan apresiasi, kenapa? karena sebelum bertanya, sudah lebih dulu menganalisa permasalahan yang ada, sehingga pertanyaannya pun bisa lebih jelas dan lebih tepat sasaran ketimbang bertanya tentang MENGAPA, sebagai mahasiswa tentunya kita harus lebih kristis dalam bertanya, dan menganalisa suatu masalah tentunya sudah menjadi habit dari semua mahasiswa.

 

3. Jangan bertanya kepada orang yang akan membuat orang berfikir kita hanya membuang waktu mereka dengan pertanyaan yang terlalu mudah.

Selalu diingat, tidak ada yang bisa lebih pintar dari google, iya bener. Lalu, mengapa kita tidak mencoba untuk bertanya terlebih dahulu kepada google sebelum kita bertanya kepada orang lain? Apa yang membuat orang lain dengan begitu mudah mendapatkan jawabannya di google sedangkan saat kita mencari, kita tidak pernah mendapatkan jawaban yang tepat?

Nah itu dia, dalam filosofi panah ini juga harus kita gunakan saat kita sedang melakukan pencarian pada google. Bertanyalah dengan tepat. Untuk mendapatkan jawaban yang tepat pada google, kita harus juga memilih keyword yang tepat. Dengan keyword yang tepat pastinya kita juga akan mendapatkan jawaban yang tepat.

 

So mulai dari sekarang, bukan karena orang yang kita tanya itu tidak tahu jawaban yang pasti akan pertanyaan kita, karena terkadang pertanyaan yang kita lontarkan itu tidak tepat sehingga kita tidak mendapatkan jawaban yang diinginkan. Yuk mulai sekarang kita belajar untuk bertanya dengan baik, seperti sebuah busur panah. Kita adalah busur panah itu, dan anak panah itu adalah pertanyaan yang kita lontarkan, untuk menepati sasaran, pilihlah kepada siapa kita seharusnya bertanya, dan sasarkan pertanyaan itu dengan tepat.

 

thanks for reading ^^

By

Filosofi bunga Teratai

Bunga, iya bunga, identik dengan keindahan, keharuman dan feminisme.

Apa yang dapat di petik dari sebuah bunga teratai ini?

lihatlah, tak peduli seberapa kotornya kolam yang mengelilingi bunga teratai ini, bunga ini tetap mekar dengan keindahan, kotoran yang menyebar di perairan sekitarnya tidak mengurangi keindahan dari teratai itu sendiri. Bunga teratai ini masih tetap bisa tumbuh dan berkembang di atas kolam yang sangat kotor, tanpa tersentuh dan ternoda dengan kotoran itu sendiri.

Lalu, jadikan ini sebagai pembelajaran hidup, tak peduli seberapa negatif lingkungan di sekitar kita, kita harus tetap bisa menjadi bunga teratai yang berkembang dan tumbuh dengan indah tanpa ternoda.

Maka dari itu, ketika kita sedang dalam kegelapan, sedang dalam kesengsaraan, yakinlah kita bisa seperti bunga teratai, yang tumbuh keluar dari dalam lumpur yang kotor tanpa terpengaruh dan tersentuh oleh kotoran itu.

By

Ber-Rinfo yang baik dan benar

 

Rinfo, iya rinfo…kalau Pribadi Raharja pasti tau dong apa itu rinfo. Nah kalo nggak tau, coba cari tahu disini.

Sesuai dengan judulnya, mau ber-Rinfo ria juga harus dengan cara yang baik dan benar loh…waduuuuh, kok ribet? iya, kita sebut ETIKA RINFO. hihihihi, mau rinfo-an nggak boleh asal-asalan, nggak boleh sembarangan.

Nah ini dia 7 etika rinfo yang baik

1.SUBJECT

Sangat di sayangkan kalo kita terima email rinfo yang subject nya masih kosong alias NO SUBJECT. Ohhhh NOOOOO

ini contohnya :

tuuuh kan bikin temen bingung ^^

Naaah itu lah kenapa subject itu juga penting, biar orang yang menerima email rinfo tidak bingung dan sebelum membuka email bisa mengetahui apa kira-kira isi dari email tersebut dengan penamaan subject yang benar.

 

2. Tujukan kepada orang yang tepat

Hal ini sangat penting terutama saat mengirim email ke mailing list. Pastikan kita menyebutkan nama orang yang di tuju jika email tersebut di tujukan kepada orang tertentu, agar tidak membingungkan. Ini di karenakan di mailing list terdiri dari banyak orang, terkecuali jika email di tujukan hanya untuk 1 orang saja.

 

3. Isi email jangan terlalu singkat seperti membalas chat BBM

 

4. Lakukan reminder email jika yang bersangkutan tidak membalas minimal 3 hari 

 

Pleaseee don’t be like this ^^

setelah mengirimkan email, ada baiknya kita bersabar untuk menunggu jawaban, nah jika dalam waktu 3 hari belum juga di balas, baru di kirimkan kembali sebagai reminder, tapi jangan sampai mengirimkan email untuk hal yang sama berulang-ulang dalam jeda yang sangat singkat ya teman. Hehehehe , naaah kalau memang urgent, sebaiknya hubungi melalui media lain yang bisa langsung menerima tanggapan.

 

5. Jangan kirimkan file ke mailing list jika hal tersebut hanya untuk kepentingan 1 orang saja, lebih baik japri ya ^^

dan sebisa mungkin sharing file melalui Rinfo DRIVE, bukan attach file di dalam email, karena itulah ciri PRIBADI RAHARJA

6. Balas email dengan memperhatikan siapa penerimanya, jika email di kirim untuk beberapa orang atau group, sebaiknya lakukan REPLY ALL, agar semua orang yang terlibat menerima balasan emailnya.

 

7. Yang terakhir dan yang paling penting adalah..sssstttttt jangan pernah memakai akun Rinfo orang lain tanpa izin ^^

 

Cukup sekian ya, thanks for reading

yuuuk tinggalkan jejaknya ^^

 

Yuk baca juga  PART 2 nya yang di tulis oleh Kak Fitri ^^

By

We are the world – We are Pribadi Raharja

We Are The World 25 For Haiti

Hi, I am Jamie Fox.

25 years ago Quincy Jones gathered an amazing group of artists

and musicians to create “We are the world,”

Written by Michael Jackson and Lionel Richie.

I am so proud to able to share a new version of that song.

With the video by Academy of Award winning director by Paul Haggis.

Two weeks ago we found ourselves surounded by a dazzling array of artists

of all ages and backgrounds, and jobs.

But all of whom share a common commitment to take action

to help Haiti rise from the rubble and rebuild.

As artists, we hope that you enjoy the video and

join us in this rare simulcast to millions around the world, as

we ask you to please do more just watch.

Reach deep into your hearts and give anything you can

as we have for Haiti.

(In Haitian Creole: San passe, na boule)

Whatever you have, no matter how big or how small it all counts.

Thank you so much and enjoy the video.

 

Wow. Thank you so much watching, everybody.

You know ‘We are the World 25’ is opportunity for us

to see what we can do to help our fellow man.

Haiti right now is in deperate need of our help,

And only you can help them.

Do what you can. Haiti needs your help now.

————————————————————————————————————————————————-

When we are fearless, knowledge has no limits — and neither do our hopes and dreams. When we are fearless, we emerge ready to do something bold. At Raharja, we take on the challenges that exist in our vibrant city. Innovators. Artists. Leaders. Thinkers. Changemakers. We can’t see the future, but we can be the future. Together we can be the best, learn something new, make something real. Together we are Pribadi Raharja and we are fearless.

 

If we can fight together, we must strive together 

If we can play together, we must pray together 

If we can plan together, we must stand together 

If we can cry together, we must try together 

If we sing together, we must make peace together

If we stick together, we must stay strong together

If we have faith together, we must believe together

We must work together, so we can make a better Raharja

We can come together 

Young and old 

And learn together 

Laugh together 

Be happy together 

We must try together, if we can cry together

Together we can come together as one 

——————————————————————————————————————————————-

LYRICS

by: Mark Shepard
sung by: Rilee O’Neill

We are going to change the world

1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8
I believe it’s not too late
Together we can change the world.
Lay the puzzle pieces out
Find out what it’s all about
Together we can change the world

Refrain:

Can’t do it by myself
So I’m asking for your help
Together we can change the world
Sail past where it’s been charted
Roll your sleeves up, let’s get started
Together we can change the world
Together we can change the world

With our hands and with our hearts
We can dare to make a start

Together we can change the world
What if we spoke with one voice,
Knowing that we have a choice?
Together we can change the world

REFRAIN

Change your mind and change your life
Set aside the fear and strife
Together we can change the world
When we open up our eyes

Then we start to realize
Together we can change the world

REFRAIN 2x

1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8
I believe it’s not too late
Together we can change the world

 

———————————————————————————————————————————————-

Hello, I’m Severn Suzuki speaking for “ECO” — the Environmental Children’s Organization.

We are a group of 12 and 13 year-olds trying to make a difference: Vanessa Suttie, Morgan Geisler, Michelle Quigg, and me. We’ve raised all the money to come here ourselves — to come 5,000 miles to tell you adults you must change your ways.

Coming up here today, I have no hidden agenda. I am fighting for my future. Losing my future is not like losing an election, or a few points on the stock market.

I am here to speak for all generations to come. I am here to speak — speak on behalf of the starving children around the world whose cries go unheard. I am here to speak for the countless animals dying across this planet, because they have nowhere left to go. I am afraid to go out in the sun now, because of the holes in our ozone. I am afraid to breathe the air, because I don’t know what chemicals are in it.

I used to go in — I used to go fishing in Vancouver, my home, with my Dad until, just a few years ago, we found the fish full of cancers. And now we hear of animals and plants going extinct every day, vanishing forever. In my life, I have dreamt of seeing the great herds of wild animals, jungles, and rainforests full of birds and butterflies, but now I wonder if they will even exist for my children to see.

Did you have to worry of these things when you were my age? All this is happening before our eyes and yet we act as if we have all the time we want and all the solutions. I’m only a child and I don’t have all the solutions. I don’t — I want you to realize, neither do you. You don’t know how to fix the holes in our ozone layer. You don’t know how to bring the salmon back up in a dead stream. You don’t know how to bring back an animal now extinct. And you can’t bring back the forests that once grew where there is now a desert. If you don’t know how to fix it, please stop breaking it.

Here, you may be delegates of your governments, business people, organizers, reporters, or politicians. But, really, you are mothers and fathers, sisters and brothers, aunts and uncles — and all of you are someone’s child.

I’m only a child, yet I know we are all part of a family — five billion strong; in fact 30 million species strong —  and borders and governments will never change that. I’m only a child, yet I know we are all in this together and should act as one single world towards one single goal.

In — In my anger, I’m not blind; and in my fear, I’m not afraid of telling the world how I feel. In my country we make so much waste, we buy and throw away, buy and throw away, buy and throw away and yet Northern countries will not share with the needy. Even when we have more than enough we are afraid to share; we are afraid to let go of some of our wealth.

In Canada, we live the privileged life. We’ve plenty of food, water, and shelter. We have watches, bicycles, computers, and television sets. The list could go on for two days. Two days ago, here in Brazil, we were shocked when we spent time with some children living on the streets. This is what one child told us: “I wish I was rich and if I were, I would give all the street children food, clothes, medicines, shelter, and love and affection.”

If a child on the streets who has nothing is willing to share, why are we who have everything still so greedy? I can’t stop thinking that these are children my own age, that it makes a tremendous difference where you are born; that I could be one of those children living in the favelas of Rio. I could be a child starving in Somalia, or a victim of war in the Middle East, or a beggar in India. I am only a child, yet I know if all the money spent on war was spent on finding environmental answers ending poverty and in finding treaties, what a wonderful place this Earth would be.

At school, even in kindergarten, you teach us how to behave in the world. You teach us to not to fight with others, to work things out, to respect others, to clean up our mess, not to hurt other creatures, to share, not be greedy. Then, why do you go out and do — do the things you tell us not to do? Do not forget why you are attending these conferences — who you’re doing this for. We are your own children. You are deciding what kind of a world we are growing up in.

Parents should be able to comfort their children by saying, “Everything’s going to be all right; it’s not the end of the world, and we’re — and we’re doing the best we can.” But I don’t think you can say that to us anymore. Are we even on your list of priorities?

My dad always says, “You are what you do, not what you say.” Well, what you do makes me cry at night. You grown-ups say you love us. But I challenge you, please, make your actions reflect your words.

Thank you.

—————————————————————————————————————————————————

Together We Can Make A Difference…

1150828_algarrobo_beach_1.jpg

I once had a dream. Since I was a child, I was “haunted” by a vision. Through my mind’s eyes, I kept seeing a beautiful place, merged into nature, where people lived peacefully and happily.
This vision became an obsession to me. I just could not stop thinking about such a place. I wanted to change the world, to participate in the construction of that peaceful world I envisioned.
Many years went by and I still kept having the vision. Sometimes, I would try to share with friends this feeling, but always heard back: what can you do to change the world? Who do you think you are to be able to change the world? These statements had a great power over me, making me loose faith in myself and thinking that I really could not do anything to change the world.
At the same time, I kept remembering what Mahatma Gandhi once said: “Just be the change you want to see out there in the world”. And then, one day, I read a book called “The Isaias Effect”, about Essenians’ teachings. There I was presented to the concept of the power that arises from  many people joined together with the same intention. So I thought to myself: I cannot change the world by myself, but definitely a critical mass can make a difference!
The photons in the universe are full of our feelings and emotions and they vibrate permanently influencing all of us, like ripples in a lake. Nowadays, people have thoughts of fear, anxiety, insecurity. And these feelings influence the whole collective mind. But if we can change ourselves, if we “go back home” to our essence — silence — we will start changing ourselves and then, consequently, the universe will mirror that change. That idea started to come very often to my mind.
Then, in 2005, I organized a group with my Yoga students to take the course “Seduction of the Spirit”, at the Chopra Center in San Diego. After a few days of many hours of meditation, during a meal, I had a serious talk to one of my students, Fran Abreu, who owns an advertising agency in Brazil. I told him about my dream of changing the world and asked for his help. To my surprise, he said: YES!
At that time I also read an article that in Washington DC 30 000 people had gathered for a collective meditation and the police made a research to prove that 30% of the violence of the city dropped soon after the event. With this information in mind, in 2006 we started Yoga for Peace, which is now in its fourth edition.Yoga means union. At Yoga for Peace we have the objective of uniting more and more people every year to expand their consciousness, to become better human beings and, consequently, to be able to create a better world through the power of intention.
We do not care about religion, sex, belief, race or social status. We want to gather human beings. In the first year, we gathered 5.000 people in an open space on a Sunday morning in August. Everybody helped the way they could. The event is free to all people. In 2007,  10.000 people joined and in 2008, almost 20 000 people  participated in Yoga for Peace and The I International Congress of Yoga and Ayurveda held in Sao2 Paulo – Brazil.
This year, 2009, the event will take place in 10 different Brazilian cities. Yoga for Peace has come to stay! Each year we gather more and more people and the consciousness for a better world is spreading…
People are becoming aware that alone we cannot do much but TOGETHER WE MAKE A DIFFERENCE FOR A BETTER WORLD!
As Sai Baba says:
There is only one religion, the religion of the heart
There is only one caste, the caste of humanity
There is only one language, the language of love,
There is only one God, he is inside of each one of us and WE ARE ALL ONE.

All of a sudden, my dream is becoming true, we are participating in the creation of a place to live that is full of Peace, Harmony, Laughter and Love!